Aroma tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah basah sering kali menjadi masalah sanitasi serius di kawasan perkotaan yang padat. Sebagai bagian dari panduan pengolahan air limbah WWTP, HAKLI Denpasar mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah bau limbah organik di pasar tradisional dan tempat penampungan sampah (TPS). Langkah ini diambil guna menjaga kenyamanan masyarakat serta kualitas udara lingkungan sekitar.
Penyemprotan larutan cairan eko-enzim dan bioaktivator secara berkala menjadi metode utama yang direkomendasikan kepada para pengelola pasar. Aplikasi bahan biologis ini efektif menekan perkembangan mikroorganisme pembusuk yang menjadi pemicu utama timbulnya bau limbah organik menyengat. Proses dekomposisi sampah basah menjadi lebih cepat, teratur, dan bebas dari aroma busuk berlebihan.
Tim sanitarian HAKLI Denpasar juga memberikan edukasi kepada para pedagang pasar mengenai teknik pemilahan sampah basah dan kering langsung dari lapak jualan. Penanganan awal yang tepat terbukti mereduksi volume akumulasi bau limbah organik yang tergenang di dalam saluran drainase pasar. Kebersihan lantai dan selokan pasar tradisional kini mengalami peningkatan kualitas secara signifikan.
Peningkatan frekuensi pengangkutan sampah dari lokasi TPS menuju tempat pemrosesan akhir juga diatur agar tidak terjadi penumpukan berhari-hari. Penanganan terpadu masalah bau limbah organik ini menciptakan iklim belanja yang jauh lebih nyaman dan higienis bagi masyarakat Kota Denpasar. Pasar tradisional kini tampil lebih bersih, modern, dan diminati oleh para pembeli.
Sinergi antara HAKLI, PD Pasar, dinas lingkungan hidup, dan komunitas pedagang menjadi pilar penting keberhasilan program sanitasi ini. Penilaian kualitas udara sekitar lokasi TPS menunjukkan penurunan tingkat gas amonia yang bertanggung jawab atas bau limbah organik tersebut. Masyarakat sekitar lokasi penampungan sampah merasa sangat terbantu oleh solusi teknis ini.
HAKLI Denpasar akan terus mengembangkan penerapan teknologi pengolahan sampah ramah lingkungan yang efisien di seluruh wilayah kota. Komitmen ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota berwawasan lingkungan dan sehat. Sanitasi pasar yang baik mencerminkan budaya hidup bersih warga Bali.
