Latihan mengubah limbah sisa makanan rumah tangga menjadi komposting organik subur merupakan cara praktis mengatasi permasalahan sampah dari sumber utamanya. Sampah dapur seperti sisa sayuran, kulit buah, dan nasi basi mendominasi volume buangan harian yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap serta gas metana jika dibiarkan membusuk di TPA. Melalui teknik pengomposan sederhana menggunakan wadah komposter atau metode Takakura, bahan organik buangan tersebut dapat difermentasi menjadi pupuk bernutrisi tinggi. Hasil pengolahan pupuk ini sangat aman dan bermanfaat untuk menyuburkan aneka tanaman hias maupun sayuran hidroponik di pekarangan.
Latihan mengubah sampah organik menjadi pupuk yang diadakan HAKLI Denpasar ini bertujuan membekali ibu rumah tangga dan kelompok masyarakat dengan keterampilan pemilahan sampah mandiri. Peserta dilatih mengatur tingkat kelembapan, pencampuran aktivator mikroorganisme, serta pengadukan kompos secara benar agar proses pembusukan berjalan optimal tanpa menimbulkan bau menyengat. Selain menghemat pengeluaran untuk pembelian pupuk kimia, aktivitas komposting mandiri ini melatih kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan sempit (urban farming). Pengelolaan sampah dapur yang tepat menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan higienis.
Program pelatihan pengolahan limbah organik di tingkat tapak ini menjadi solusi konkrit dalam mendukung kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber. Upaya pemberdayaan masyarakat ini efektif dalam mengurangi beban sampah tpa melalui praktik pengolahan kompos organik warga yang dilaksanakan secara luas di Denpasar. Kurangnya pasokan sampah organik ke TPA secara langsung memanjangkan usia pakai tempat pembuangan akhir kota. Budaya memilah dan mengolah sampah menjadi modal penting mewujudkan Denpasar yang bersih dan asri.
Pengubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah dapur membutuhkan pendampingan yang intensif dan berkesinambungan dari para praktisi kesehatan lingkungan. HAKLI Denpasar terus memberikan sosialisasi serta mendistribusikan alat komposter sederhana bagi kelompok swadaya masyarakat. Dukungan fasilitas pemilahan sampah yang memadai dari tingkat banjar hingga kota makin mempercepat terwujudnya Denpasar bebas sampah organik. Mari kita biasakan mengolah sampah dapur di rumah untuk menciptakan pupuk alami sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Bali.
